Benfica Vs Real Madrid: Mourinho Sadar Hadapi “Raja yang Terluka”

Jose Mourinho menyadari bahwa menghadapi Real Madrid bukan perkara mudah, meski timnya, Benfica, pernah melukai raksasa Spanyol itu sebelumnya. Pelatih asal Portugal ini menekankan bahwa Madrid, yang sempat kalah dari Benfica, kini siap membalas di babak playoff Liga Champions.

Benfica-Vs-Real-Madrid-Mourinho-Sadar-Hadapi-“Raja-yang-Terluka”

Benfica akan menjamu Madrid pada leg pertama playoff babak 16 besar Liga Champions di Estadio da Luz, Lisbon, Rabu (18/2) dini hari WIB. Laga ini menjadi ujian besar bagi Mourinho dan timnya, yang sebelumnya sempat menaklukkan Madrid dengan skor 4-2 di fase grup.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Keberhasilan Benfica di pertemuan sebelumnya, termasuk gol dramatis dari kiper Anatoly Trubin di injury time, membuat Madrid tersingkir dari jalur langsung ke 16 besar. Kini, leg pertama playoff menjadi momen krusial bagi Benfica untuk mengulang prestasi serupa.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Benfica Dijagokan, Tapi Tantangan Berat Menanti

Meskipun dijagokan bisa mengejutkan lagi, Mourinho menekankan bahwa menghadapi Madrid jelas tidak mudah. Ia menyebut, “Ini sangat menantang, tak usah diragukan lagi. Kami cuma akan memainkan leg pertama pertandingan ini.”

Pelatih berpengalaman ini menegaskan bahwa tidak ada hasil yang pasti di leg pertama. Setiap pertandingan memiliki dinamika sendiri, dan Benfica harus bermain dengan kepala dingin serta strategi matang agar mampu mengimbangi Madrid.

Leg pertama akan menjadi kesempatan bagi Benfica untuk menunjukkan ambisi dan kepercayaan diri. Mourinho percaya timnya bisa memanfaatkan momentum psikologis karena Madrid sebelumnya sempat “terluka,” meski tetap waspada terhadap respons tim Spanyol itu.

Baca Juga: Gonzalo Garcia Mengalami Ketidaknyamanan di Lutut

Strategi Mourinho dan Ancaman Real Madrid

Strategi-Mourinho-dan-Ancaman-Real-Madrid

Mourinho mengingatkan bahwa gol kiper Trubin yang menaklukkan Madrid sebelumnya tidak akan terulang di leg pertama nanti. Ia menekankan pentingnya pengalaman dalam pertandingan besar: “Saya telah melakukannya sepanjang karier saya. Orang sering berpikir Anda butuh hasil tertentu di leg pertama, saya katakan tidak ada hasil yang pasti.”

Real Madrid, setelah kalah dari Benfica, langsung membukukan tiga kemenangan beruntun di LaLiga. Hal ini menunjukkan bahwa Los Blancos bangkit dan siap membalas, sehingga pertandingan nanti diprediksi bakal sengit dan penuh tekanan.

Benfica sendiri datang dengan modal positif, yakni dua kemenangan dan sekali imbang di laga terakhir mereka. Artinya, pertandingan leg pertama akan jadi duel strategi dan mental antara tim Portugal dan raksasa Spanyol.

Laga Sengit Menanti di Estadio da Luz

Pertemuan kedua tim dipastikan menjadi sorotan dunia sepak bola. Leg pertama di Estadio da Luz bakal menentukan jalannya pertandingan, sementara leg kedua di Santiago Bernabeu pada 25 Februari nanti akan menjadi penentu final.

Mourinho percaya bahwa menghadapi “raja yang terluka” seperti Madrid menuntut kesiapan mental tinggi. Benfica harus menjaga fokus, memanfaatkan setiap peluang, dan tidak terintimidasi oleh reputasi lawan.

Prediksi laga sengit ini makin diperkuat statistik kedua tim. Benfica dan Madrid sama-sama menunjukkan performa stabil setelah pertemuan sebelumnya, sehingga duel ini menjanjikan tensi tinggi dan drama hingga peluit terakhir. Nantikan terus kabar terbaru seputar real madrid menarik lainnya hanya di realmadridforever.com.